Berita

Info dan Media / Berita

5 Kendaraan yang Diizinkan Mudik

Berita

Kebijakan larangan mudik diprediksi menimbulkan fenomena mudik lebih awal. Karena itu, Korlantas Polri telah menyiapkan Operasi Keselamatan mulai 12 hingga 25 April. Operasi itu akan mencegah pemudik yang mencoba untuk menghindari penyekatan dengan berangkat lebih awal. Kabagops Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antariksawan menjelaskan, dalam Operasi Keselamatan tersebut bakal dilakukan penyekatan di 333 titik. Lokasi titik tersebut ditentukan Dirlantas tiap polda berkoordinasi dengan korlantas.

”Biar efektif, strategis, dan aman ya,” ungkapnya. Sebagian besar moda transportasi memang tidak diizinkan dipakai untuk pulang kampung pada saat larangan mudik lebaran 6-17 Mei 2021 itu.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan ada dua kriteria kendaraan darat yang dilarang. Pertama kendaraan umum jenis mobil bus dan mobil penumpang, kedua yaitu kendaraan perseorangan jenis mobil penumpang, mobil bus, dan sepeda motor.

Namun pemerintah punya pengecualian penggunaan kendaraan selama masa larangan. Pengecualian ini diberikan untuk kategori tertentu.

Kendaraan yang diizinkan saat larangan mudik diantaranya sebagai berikut.

  1. Kendaraan dinas operasional berplat dinas, TNI dan Polri
  2. Kendaraan dinas operasional petugas jalan tol
  3. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara
  4. Kendaraan pemadam kebakaran, ambulans dan mobil jenazah
  5. Kendaraan yang digunakan untuk pelayanan kesehatan darurat, ibu hamil, anggota keluarga inti.

Selain itu masyarakat juga dapat memperoleh pengecualian untuk kategori kendaraan berikut :

  1. Terhadap masyarakat yang melakukan kunjungan terhadap keluarga sakit
  2. Terhadap masyarakat yang melakukan kunjungan duka atas anggota keluarga yang meninggal
  3. Perjalanan ibu hamil dengan 1 orang pendamping
  4. Perjalanan kendaraan untuk tujuan melahirkan dengan pendamping maksimal 2 orang
  5. Kendaraan masyarakat dalam rangka pelayanan kesehatan darurat.